Surabaya, 4 Juni 2025 — Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) kembali menegaskan kualitas dan kemampuan bersaing mereka dalam ranah non-akademik melalui ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Provinsi (POMPROV) Jawa Timur 2025. Kompetisi yang mempertemukan atlet-atlet dari berbagai perguruan tinggi se-Jawa Timur ini menjadi panggung untuk menyalurkan potensi mahasiswa dalam bidang olahraga, dan UIN Sunan Ampel Surabaya tampil sebagai salah satu kontingen yang mampu memberi warna dan diperhitungkan.
Salah satu cabang yang menjadi lumbung medali bagi UIN Sunan Ampel Surabaya adalah tenis meja. Di nomor ganda putra, pasangan Muhammad Syifak Alfuadi dan Mochammad Andika Rizkyan Syah menunjukkan konsistensi luar biasa dari babak awal hingga final, hingga akhirnya berhasil membawa pulang medali emas. Sementara itu, duet Dany Raihan Septiandoko dan Timor Tri Gamaludin juga memperlihatkan performa yang mengesankan, meraih medali perak pada nomor yang sama. Di nomor tunggal putra, baik Muhammad Syifak Alfuadi maupun Dany Raihan Septiandoko sukses menembus babak semifinal dan masing-masing berhasil mengamankan medali perunggu.
Tak kalah membanggakan, cabang olahraga bulutangkis juga menjadi ajang pembuktian kemampuan atlet-atlet UIN Sunan Ampel Surabaya. Natiqotul Wardah Filkaromah tampil memukau di nomor tunggal putri dengan strategi permainan yang matang, sehingga sukses menyumbangkan medali emas bagi kontingennya. Pada nomor ganda putra, kerja sama yang solid ditunjukkan oleh Dinar Taufiqul Hafiz dan Wahyu Setia Budi, hal ini membuktikan bahwa mereka mampu meraih medali perak, diikuti oleh pasangan Dimas Fayrus Rofif dan Muhammad Afif Yasin yang berhasil memperkuat raihan medali perunggu.
Di sektor putri, pasangan Alia Oktavianti dan Natiqotul Wardah Filkaromah memperlihatkan keserasian permainan yang apik dan berhasil membawa pulang medali perak di nomor ganda putri. Sementara itu, duet Berlian Putri Laksono dan Ellena Manaby turut memperkokoh capaian kontingen UIN Sunan Ampel Surabaya dengan meraih medali perunggu di nomor yang sama. Pada nomor ganda campuran, pasangan Wahyu Setia Budi dan Berlian Putri Laksono juga berhasil mencatatkan prestasi dengan mendapatkan medali perunggu, menambah daftar peraih medali bagi universitas.
Keterlibatan dalam ajang POMPROV Jawa Timur 2025 bukan sekadar tentang memenangkan pertandingan, melainkan juga menjadi sarana strategis untuk menanamkan nilai sportivitas, solidaritas, dan kepemimpinan. Para atlet UIN Sunan Ampel Surabaya mampu memperlihatkan semangat juang yang tinggi, kekompakan tim, dan ketahanan mental yang menjadi modal penting dalam membentuk karakter unggul serta kemampuan bersaing di tengah kompetisi antarmahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.
Prestasi yang diraih ini diharapkan dapat menjadi pemicu motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus menumbuhkan budaya prestasi dalam berbagai bidang. Tidak hanya dalam olahraga, tetapi juga dalam ranah akademik, seni, kepemimpinan, maupun pengabdian kepada masyarakat, semangat kompetitif dan integritas yang diperlihatkan para atlet diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk ikut berkontribusi secara maksimal.
Artikel oleh: Humas UKOR UINSA









0 komentar:
Posting Komentar