Mengenal UKOR melalui Buku Saku
Surabaya — Unit Kegiatan Olahraga (UKOR) UIN Sunan Ampel Surabaya menghadirkan Buku Saku Informasi dan Panduan Kegiatan UKOR sebagai pedoman bagi calon anggota baru untuk mengenal, memahami, dan menjalani proses berorganisasi di lingkungan UKOR.
Setiap calon anggota baru UKOR diwajibkan untuk mengunduh, membaca, dan memahami isi Buku Saku UKOR melalui tautan yang telah disediakan. Ketentuan tersebut menjadi bagian dari proses pengenalan organisasi agar calon anggota tidak hanya mengenal UKOR melalui kegiatan olahraga, tetapi juga memahami identitas, nilai, sejarah, serta tata kelola organisasi secara menyeluruh.
Mengenal UKOR Tidak Cukup Hanya dari Kegiatan
UKOR UIN Sunan Ampel Surabaya merupakan organisasi yang menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan minat dan bakat di bidang olahraga sekaligus membangun pengalaman berorganisasi. Saat ini, UKOR menaungi tujuh cabang olahraga, yaitu bulutangkis, catur, futsal, basket, sepak bola, tenis meja, dan voli.
Namun, menjadi bagian dari UKOR tidak hanya berkaitan dengan latihan dan pertandingan. Setiap anggota juga memiliki tanggung jawab untuk memahami organisasi yang menjadi ruangnya dalam berproses, belajar, dan berkontribusi.
Buku Saku UKOR disusun untuk memberikan pemahaman tersebut. Melalui buku ini, calon anggota dapat mengenal perjalanan UKOR sejak awal berdiri hingga berbagai perkembangan yang telah dicapai dari waktu ke waktu.
UKOR UIN Sunan Ampel Surabaya didirikan pada 9 April 1994 di Surabaya. Perjalanan tersebut menjadi bagian penting dari identitas organisasi dan menunjukkan adanya proses berkelanjutan yang melibatkan berbagai generasi anggota.
| Aktivitas UKOR menjadi bagian dari proses pengembangan potensi, sportivitas, dan pengalaman berorganisasi bagi mahasiswa UIN Sunan Ampel Surabaya. |
Memahami Nilai dan Identitas UKOR
Salah satu bagian yang perlu dipahami calon anggota adalah identitas dan filosofi yang terdapat dalam logo UKOR. Buku Saku menjelaskan bahwa setiap unsur dalam logo memiliki makna yang berkaitan dengan nilai organisasi.
Obor melambangkan semangat yang tidak padam dalam meraih prestasi, sementara tiga gelang merepresentasikan sportivitas dalam olahraga. Unsur buku menggambarkan proses pembelajaran untuk meningkatkan potensi anggota. Sementara itu, lingkar merah melambangkan satu kesatuan dalam mencapai tujuan, sedangkan padi dan kapas menjadi simbol Pancasila.
Pedoman untuk Berproses dalam Organisasi
Buku Saku UKOR juga memuat Tata Laksana Kerja Organisasi (TLKO) yang menjadi bagian dari pedoman dalam pelaksanaan organisasi. Materi tersebut berkaitan dengan struktur, pembagian tugas, tanggung jawab, serta mekanisme kerja dalam kepengurusan UKOR.
Bagi calon anggota, pemahaman terhadap tata kelola organisasi menjadi penting agar sejak awal mereka mengetahui bahwa setiap kegiatan memiliki proses, pembagian peran, dan tanggung jawab yang perlu dijalankan dengan baik.
Calon Anggota Wajib Membaca dan Mengunduh Buku Saku
Dalam rangka mempersiapkan calon anggota baru sebelum menjalani proses keanggotaan UKOR, setiap calon anggota diwajibkan untuk membaca dan memahami isi Buku Saku Kegiatan UKOR.
Kewajiban tersebut merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran berorganisasi sejak awal. Calon anggota diharapkan tidak memasuki organisasi hanya dengan berbekal ketertarikan terhadap cabang olahraga tertentu, tetapi juga memiliki pemahaman mengenai organisasi yang akan menjadi ruang untuk belajar, berkembang, berkontribusi, dan membangun solidaritas.
Melalui Buku Saku Kegiatan UKOR, setiap calon anggota diharapkan dapat mengenal UKOR secara lebih dekat, memahami nilai yang dibawa organisasi, serta mempersiapkan diri untuk menjadi bagian dari proses regenerasi dan keberlanjutan UKOR UIN Sunan Ampel Surabaya.
Salam Olahraga!!! Jaya!!!
UKOR UINSA ISO! ISO! ISO!!!














